Kasus vaksin palsu, harusnya Peralatan Medis ISO 13485 diaplikasikan

Kasus vaksin palsu, harusnya Peralatan Medis ISO 13485 diaplikasikan

Sertifikasi ISO – Peredaran Vaksin palsu kini semakin marak diberitakan terjadi dibeberapa daerah di Indonesia. Hal ini mendapat atensi serius dari pemerintah.

Seperti yang diberitakan oleh www.detik.com, Wakil ketua DPR Taufik Kurniawan memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah dan pihak kepolisian untuk segera menindak lanjuti temuan vaksin palsu tersebut.

Untuk pencegahannya beliau mengharapkan agar pengawasan terhadap peredaran obat-obatan dan limbahnya harus lebih ditingkatkan agar masalah ini tidak timbul lagi kedepannya.

 

Standart peralatan medis ISO 13485 harusnya diaplikasikan

Pihak berwenang lain yang mendapat sorotan atas masalah ini yaitu Badan POM yang sudah mempunyai Sertifikasi ISO. Dalam hal ini jenis ISO yang berhubungan adalah ISO 13485 – 2003 yang merupakan standar internasional perangkat medis di seluruh dunia.

Taufik juga menambahkan “ISO itu tidak hanya sertifikat tapi harus diimplementasikan, istilahnya write what you do, do what you write. BPOM harus sampai melakukan audit tidak hanya di ujung saja tapi secara prinsip ini ada kaitan dengan prinsip tata laksana manufacturing khususnya farmasi,”

Dengan adanya atensi dari semua pihak yang berwenang maupun masyarakat semoga hal ini bisa segera terselesaikan dan kedepannya dunia medis di Indonesia semakin terjaga kredilitasnya.

Untuk mengetahui apa saja yang terkait dengan standar peralatan medis ISO 13485 – 2003 anda bisa membaca di artikel Informasi Seputar Sertifikasi ISO 13485

 

Leave a Comment

Name (required)
Email (required)
Comment (required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>